Penyebab Google+ Akan Dimatikan Google Yang Bikin Kaget

Google+ Dihapus Google

SIHAPE.COM – Penyebab Google+ Akan Dimatikan Google Yang Bikin Kaget Salah satu kabar yang sangat mengejutkan bagi para pengguna aplikasi Google yaitu Google + di mana dikabarkan perusahaan raksasa Google yang bermarkas besar di Mountain view Amerika Serikat pada akhirnya dipastikan akan mematikan salah satu layanan yang sudah lama ada di media sosial yang mereka kembangkan yaitu Google+ kabarnya yang kami peroleh, penyebab utama kenapa Salah satu fitur Ya sudah lama ada ini akan dihapus dikarenakan ternyata muncul celah keamanan yang bisa mengakibatkan ratusan ribu data dari para pengguna bocor sehingga sangat berbahaya jika tidak ditutup.

Berita penyebab Google+ akan dimatikan Google yang langsung mengagetkan masyarakat di dunia termasuk di Indonesia yaitu dikarenakan terjadinya celah keamanan yang ditakutkan bisa membuat seluruh data para pengguna aplikasi Google + akan bocor dan dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab.

Seperti dikutip laman Wall Street journal, apabila ratusan ribu dari data pengguna Google + sekarang ini sudah ada inflict ASI bocor dikarenakan sebuah API yang rusak atau mengalami Bug sehingga ketika pihak perusahaan Google mengetahui hal tersebut sebelum melakukan perbaikan yang harus diambil terlebih dahulu dan ternyata sangat susah, maka dengan terpaksa pihak Google akan secara permanen mematikan fitur Google +.

Dari pengakuan beberapa pihak apabila bug API tersebut diprediksi akan memberikan akses kepada pengembang aplikasi pihak ketiga untuk melakukan akses profil dan mengambil data pribadi para pengguna Google + malahan ditemukan sebanyak 438 aplikasi yang sudah memakai API tersebut dan tercatat sebanyak 496.951 mengalami pengaruh yang cukup signifikan akibat adanya bug ini.

Bukan hanya itu saja alasan selanjutnya kenapa perusahaan Google akan menutup Google + yaitu dikarenakan ketika seluruh data para pengguna bocor baik nama lengkap sampai alamat email dan beberapa data lain maka tanggal lahir dan jenis kelamin juga foto profil akan menjadi sesuatu hal yang sangat berbahaya jika aplikasi atau fitur ini tidak secepatnya dihapus oleh perusahaan Google.

Namun Sangat disayangkan apabila peristiwa ini ternyata sudah terjadi semenjak tahun 2015 dan perusahaan Google baru menyadarinya di tahun 2018 tepatnya bulan Maret, tentu saja hal tersebut menjadi sesuatu hal yang berbahaya walaupun dari pengakuan perusahaan Google pihaknya sudah melakukan perbaikan namun dikarenakan masalah ini sangat susah dan takut terjadi seperti yang dialami Facebook maka fitur ini akan dimatikan.

Selanjutnya alasan lain yang menjadi penyebab utama Kenapa Google + akan dimatikan oleh perusahaan raksasa Google ini ya itu sangat ditakutkan apabila data dari para penggunanya bisa disalahgunakan setelah bocor apalagi perusahaan ini mengetahui apabila fitur Google + untuk perorangan mempunyai penggunaan dan keterlibatan yang sangat rendah atau yang bisa diklaim kurang diminati.

Dari pengakuan perusahaan Google sebanyak 90% para pengguna hanya berinteraksi di Google + kurang dari 5 detik namun banyak dari beberapa masyarakat yang mempunyai pandangan apabila hal tersebut hanyalah alasan yang dibuat-buat oleh perut google supaya perusahaan ini menutupi atas kecerobohannya.

Namun disisi lain, ketika perusahaan Google akan menutup Google+ maka pihaknya berjanji akan meningkatkan terhadap fungsi keamanan untuk beberapa aplikasi mereka yang saat ini masih berjalan seperti salah satunya pihak Google akan membatasi terhadap akses pengembang yang tidak bertanggung jawab seperti kontak di Android dan untuk Gmail dikarenakan mereka tidak mau mempunyai nasib seperti Facebook yang datanya ke:gan dan bocor sehingga dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.